Life Sharing

Assalamualaikum bunda2 Muslimah in circle yang solehah..
Perkenalkan nama saya Sisca
Saya tinggal di Magelang
Mudah2an sharing saya ini menjadi sebuah perkenalan yang bisa mengingatkan bunda sekalian pada saya. karena saya sangat bahagia bisa berada diantara bunda sekalian…😊
Saya berasal dari keluarga Katolik,  Tapi atas hidayah dan rahmat Alloh SWT saat ini saya Muallaf. Bersyahadat 6 tahun yang lalu pada tahun 2012.
🌈 Hijrah story kita mulai dari awal dari perjalanan saya sejak kecil sudah tidak asing lagi dengan agama Islam dan sholatnya. Karena pengasuh saya adalah seorang muslim.  Dari kecilpun saya sangat suka diajak ke masjid dan ikut-ikutan sholat. Saat seperti itu membuat hati saya sangat gembira karena bertemu dengan anak2 kecil lainnya di masjid. Hingga setiap setiap saat ketika dazan berkumandang, ga tahu kenapa batin saya seperti tersayat. Sampai suatu hari ketika usia 8 tahun, mama memarahi saya karena tahu setiap waktu shubuh saya selalu ikut pengasuh pergi sholat ke masjid.
Waktu terus berjalan, dan ketika remaja saya pun mengikuti berbagai kegiatan ibadah di gereja. Sekolah juga di sekolah Katolik sehingga teman dan lingkungan adalah Katolik.
Tapi ga tahu kenapa, sedikitpun saya ga pernah menemukan kedamaian.
Mungkin karena kami selalu mencari kedamaian dalam kesenangan dan terbiasa “maaf” makan daging babi, anjing bahkan alkohol. Tidak ada larangan dan di lingkungan kami sudah terbiasa dengan hal itu.
Juga saat remaja banyak pertanyaan saya mengenai perihal Yesus yang disalib, dan kenapa pengikut Yesus nanti bisa masuk surga. Hal seperti itu saya tanyakan kepada mama, tapi tidak ada jawaban yang memuaskan. Malah disuruh jangan bertanya nanti berdosa, sehingga saya pun tidak menemukan suatu jawaban yang bisa menentramkan hati.
Sampai suatu ketika saya bertemu dengan calon suami yang muslim waktu itu, yang  saat ini sudah menjadi suami saya.
Alhamdulillah dan semoga Alloh selalu menjaga beliau dengan rahmat Nya. Dia begitu santun, taat beragama dan sangat mengerti adab sopan santun.
Saya sempat bertanya dalam hati bagaimana sampai dia bisa mempunyai sikap yang halus dan selembut itu. Waktu itu dia ngga pernah menyinggung agama saya hanya dia selalu contohkan tentang agama Islam dalam tindakannya. Sehingga saya juga menemani ketika sholat, puasa dll.
Sehingga sayapun mulai terbiasa dengan lingkungan Islam.
Waktu itu dalam hati, saya menemukan kedamaian. Melihat bagaimana sesama muslim mengucapkan salam, bagaimana berakhlak terhadap orang tua, pokoknya yang dia lakukan sesuai dengan Islam membuat saya kagum..
Sampai pada titik saya ingin tahu lebih dalam tentang Islam. Dan itu saya lakukan tanpa sepengetahuan dia.
Saya mencari informasi mengenai kebenaran agama Islam beserta tatacara ibadahnya.
Karena waktu itu saya mencintai calon suami, sempat berfikir kalopun nanti akhirnya saya ga bisa memahami Islam, paling tidak saya tidak akan mengecewakannya. Kemudian saya pinjam buku panduan sholat yang komplit pada teman. Dari cara wudhu, fungsinya dan arti2 bacaan sholat.
 Waktu baca2 panduan sholat itu saya kaget juga, ternyata ada terjemahan sehingga bisa tahu maknanya. Karena selama ini orang nasrani bilang,
 “Ah islam itu apa ? orang-orang pada berdoa dan ibadah pakai bahasa arab juga ga tahu artinya.”
Sehingga pada suatu waktu saya sengaja membuka Al Quran dan membaca tiap arti dari bacaannya. Membuat saya tersungkur dan menangis sejadi-jadinya…
Karena semua apa yang dikatakan dalam Al Quran adalah benar, dan kita seperti membaca surat langsung dari Alloh yang merupakan peta atau petunjuk bagi umat Nya…Maasya Alloh…
Kegersangan hati saya selama ini seperti tersiram air hujan yang membuat sejuka dan damai..
Sampai pada pemahaman bahwa, bahwa hakekat penciptaan manusia adalah menyembah hanya kepada Alloh SWT.
Kemudian di waktu2 setelah itu, saya mulai belajar sholat yang betul, buka2 arti bacaan dalam Al Quran dan menonton video dari DR Zakir Naik.
Ternyata semua benar dan pertanyaan2 bathin saya selama ini sudah ada jawabannya didalam Al Quran. Semua itu masuk akal saya yang masih mencari-cari jawaban.
Sehingga akhirnya saya pun mantap bahwa inilah jalan yang benar-benar terang. Dan saya sampaikan pada calon suami waktu itu, bahwa saya inginb di Islamkan.
Kemudian dia membawa saya ke KUA untuk bersyahadat dengan disaksikan oleh keluarga dari calon suami, tanpa dihadiri oleh satupun keluarga saya.
Saya dituntun untuk mengucapkan Asyhadu Alla Ilaaha Illallah wa Asyhadu anna muhammadarrosuulullah… dengan penuh deraian airmata
Perasaan saya bercampur aduk, dan saya legal secara hukum sebagai muallaf dengan nama yang tidak berubah dari waktu saya nasrani, Yohana Fransisca budi Ayu.
Keluarga saya akhirnya mengetahui berpindahnya agama saya dan mereka tidak setuju. Awal 2012 saya masuk Islam dan pertengahan tahun menikah dengan calon suami. Alhamdulillah ibu akhirnya merestui, walopun sebelum ayah saya meninggal blio pernah berpesan bahwa jika lebih baik kehilangan anak daripada punya anak berpindah agama.
Adapun adik2 saya menuduh bahwa suami saya sudah merebut saya dari keluarga.
Tapi suami berpesan untuk selalu berlaku baik pada keluarga, berbakti pada orang tua dan berpegang pada Al Quran dan sunnah.
💖 Sekarang hati saya jauh sangat bahagia karena saya menemukan betul koneksi-koneksi langsung dengan Alloh.
Akhirnya bunda2 sholihah, saya bersyukur sekali melalui temen saya bunda Kanti saya bisa masuk group ini. Untuk tahu lebih banyak tentang syariat Islam,  kenal dengan bunda Tutun, bunda Hesti, bunda Retno dll. Saya bersyukur dikenalkan dengan komunitas dan ilmu2 baru. Semoga semua ini  membawa kebaikan bagi kehidupan di dunia n akherat saya.
Dan sayapun mohon doa dari semua bunda disini..karena saat ini saya dalam proses menggalkan riba dipekerjaan…Semoga Alloh mudahkan segalanya dan memberi rejeki yg berlipat diusaha saya nantinya.
Mohon maaf lahir & bathin jika ada kesalahan, apalagi sampai cape bacanya☺
Semoga Alloh senantiasa menjaga kita semua. Dan kita bisa bersama-sama dalam melangkah meraih Ridho Nya. Amin
Jazakumullaah khairan khatsiran
📍 Magelang, 27 Juli 2018

One thought on “Life Sharing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kajian Terbaru:

Arsip

Kategori