Ikuti dan Hadapi Perubahan Zaman dengan Iman dan Ilmu

aflaha store

Wanita cantik kelahiran Cirebon 1973 ini merupakan blasteran Janda alias Jawa Sunda, hehehe… Ayah dari Sunda, tepatnya Subang Jawa Barat, dan ibu dari Pekalongan Jawa Tengah. Hingga sekarang telah dikaruniai 6 anak, yaitu 2 orang putra dan 4 orang putri.

aflaha store

Brand usaha Aflaha menekuni garmen spesialis jilbab dan busana muslim. Nama Aflaha diharapkan bisa sebagai doa, yang artinya beruntung atau sukses. Mbak Atie mulai merintis usaha sejak tahun 1994. Wow, sudah lumayan lama ternyata ya…

Awal mula usaha jilbab Aflaha, beliau masukkan ke Pasar Klewer dengan sistem konsinyasi di belasan kios di Pasar Klewer tersebut. Ketika itu, harga bisa bersaing karena produsen jilbab syar’i masih jarang.

Seiring berjalannya waktu, kemudian dibuat sistem jaringan keagenan. Alhamdulillah bisa terbangun jaringan keagenan di seluruh Indonesia. Ini merupakan efek hubungan pertemanannya dan juga suaminya.

Setelah sistem keagenan terbangun, sedikit demi sedikit mulai menarik diri dari Pasar Klewer, dimana persaingan harga semakin bertambah tak terkendali. Alhamdulillah sebelum Pasar Klewer terbakar, Aflaha sudah total keluar dan tidak punya barang lagi di sana.

Di era disruption, Aflaha sedang berusaha untuk update dengan perkembangan zaman agar tidak tergilas. Aflaha saat ini membuka bisnis jaringan online. Saat ini Aflaha memiliki beberapa divisi bisnis. Ada divisi toko offline atau store. Aflaha store offline ini menjual perlengkapan busana muslim family. Divisi online menjual jasa bordir komputer. Ada pula divisi pemesanan seragam.

Website adalah ibarat rumah bagi Aflaha, serta didukung oleh FB, Instagram, Whatsapp, dan medsos lain. Dua puluh empat tahun sudah Aflaha berkecimpung dalam bisnis ini. Tentu saja selama itu juga mengalami berbagai kendala. Kendala kadang berganti-ganti. Sebelumnya pernah terkendala kekurangan tenaga, termasuk tenaga marketing. Karena biasanya kalau karyawannya gadis, begitu menikah langsung berhenti bekerja.

Hingga saat ini Aflaha memiliki kru tetap yang di dalam sebanyak 26 orang. Freelancer diluar ada sekitar 10 orang. Dulu belum ada istilah reseller. Sekarang banyak pekerjaan yang sudah bisa didelegasikan ke karyawan Aflaha, sehingga beliau tetap bisa mengawasi dan mengurus anak-anak dan suami.

Sejak kecil anak-anaknya diberi motivasi untuk menghafal Qur’an. Karena dengan menghafal Qur’an otak anak akan terasah dengan baik dan benar. Sehingga mencerna pelajaran lain akan menjadi semakin mudah.

Beliau mengungkapkan bahwa pada intinya dalam bisnis itu jika masih permulaan harus kita handle sendiri dulu. Setelah berjalan, baru kita buat sistem. Seperti main layang-layang awal mula kita harus kerja keras menaikkan layang-layang. Begitu sudah naik kita ikat saja benang kenurnya ke pohon dan kita awasi sambil sesekali kita kendalikan benang/talinya.

Nasehat beliau untuk para pebisnis pemula, naikilah tangga sesuai urutan saja. Jangan pengen langsung besar. Mungkin jadi reseller dulu lebih aman. Begitu kata Mbak Atie. Nah kalo mau jadi resellernya Aflaha gimana dong? Ohh itu bisa banget! Reseller jilbab syaratnya belanja minimal Rp 1 juta. Reseller komplit plus jubah Rp 2,5 juta belanja di awal.

Menutup sharing kali ini sang owner Aflaha memberikan pesan: “Mari niatkan semua untuk mencari ridho Allah. Jangan berhenti belajar karena perubahan zaman harus kita hadapi dengan iman dan ilmu.”

Narasumber: Atie Aflaha (Produsen dan Owner Aflaha Store, Aflaha Collections)

Ibu rumah tangga sekaligus ibu bekerja yang menggeluti dunia online (blogging & internet marketing) namun masih sangat haus akan ilmu agama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kajian Terbaru:

Arsip

Kategori